Definisi

TKA Bahasa Indonesia SD/MI/sederajat difokuskan pada salah satu keterampilan berbahasa, yakni membaca. Membaca dipilih sebagai fokus karena merupakan keterampilan yang menjadi fondasi untuk terus belajar dan bekerja pada era teknologi yang berubah dan berkembang sangat cepat.

Muatan

Keterampilan membaca diujikan pada dua jenis teks, yaitu teks informasi dan teks fiksi.

  • Teks informasi merupakan teks yang berisi fakta sederhana dari berbagai bidang atau topik serta berskala lokal dan nasional.
  • Teks fiksi merupakan cerita rekaan yang dapat berupa fantasi atau faktual (sejarah/biografi) dengan latar cerita konkret, tokoh berkarakter datar, konflik tunggal dengan penyelesaian tertutup, alur maju, dan sudut pandang orang pertama.

Teks yang digunakan TKA memiliki karakteristik kosakata, kalimat, dan wacana sebagai berikut.

  • Karakteristik kosakata: kata dasar, kata berimbuhan, kata konkret, dominan makna denotatif, makna konotatif konteks terbatas.
  • Karakteristik kalimat: jumlah kata 3–7 per kalimat, pola kalimat dasar SPOK, struktur bahasa tulis bercampur bahasa lisan terbatas.
  • Karakteristik wacana: kohesi pengacuan/referensi, konjungsi antarparagraf penambahan/penjelasan; panjang teks 150–200 kata (kecuali teks puisi).

Kompetensi

Aspek keterampilan membaca yang diukur adalah:

  • Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks.
  • Menyusun ulang, mengelompokkan, membuat ikhtisar, dan menyajikan kembali informasi tersurat dalam teks.
  • Mengidentifikasi dan menyimpulkan informasi tersirat dalam teks.
  • Menilai gagasan, fakta, atau opini dalam teks.
  • Menanggapi isi teks, merefleksi diri dengan tokoh atau kejadian, dan menanggapi bahasa penulis dalam teks.

Aspek-aspek tersebut dikelompokkan ke dalam tiga kompetensi, yaitu:

  • Pemahaman tekstual, yaitu kemampuan untuk memahami informasi yang dikemukakan secara eksplisit, mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi secara eksplisit dari teks.
  • Pemahaman inferensial, yaitu kemampuan untuk menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang tersirat dalam teks.
  • Evaluasi dan apresiasi, yaitu kemampuan untuk membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap perasaan, imajinasi, serta penggunaan bahasa oleh penulis.

Matriks Asesmen

No.

Kompetensi

Subkompetensi

1.

Pemahaman Tekstual

Mengidentifikasi penggunaan kosakata umum dan khusus dalam berbagai bidang.

Mengidentifikasi objek berdasarkan kosakata yang digunakan dalam teks fiksi atau nonfiksi.

Menyusun kembali informasi dari teks dalam bentuk ikhtisar/bagan.

Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks.

2.

Pemahaman Inferensial

Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, amanat, tokoh, peristiwa, dan/atau nilai-nilai dalam teks.

Menyimpulkan perubahan sederhana pada objek, karakter, dan/atau latar dalam teks fiksi atau nonfiksi.

Menjelaskan makna ungkapan yang digunakan dalam teks.

3.

Evaluasi dan Apresiasi

Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari berdasarkan pengalaman atau pengetahuan pribadi.

Menilai kesesuaian antarunsur dan/atau antarinformasi dalam teks.

Menyimpulkan respons emosional terhadap unsur teks fiksi.

No Soal 1
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks.
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci D

Siapa yang mengusulkan untuk meminta bantuan hewan yang cerdik?

No Soal 2
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menjelaskan makna ungkapan yang digunakan dalam teks.
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci B

“Mereka diam seribu bahasa.”
Apa arti “diam seribu bahasa” pada teks fabel tersebut?

No Soal 3
Kompetensi Evaluasi dan Apresiasi
Sub Kompetensi Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari berdasarkan pengalaman atau pengetahuan pribadi.
Bentuk Soal PGK Kategori
Kunci Pernyataan
A. Tidak Sesuai
B. Sesuai
C. Sesuai

Apa contoh peristiwa yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari- hari berdasarkan kejadian yang dialami Ucil pada cerita tersebut?
Tentukan Sesuai atau Tidak Sesuai untuk setiap pernyataan berikut!

#PernyataanSesuaiTidak Sesuai
A.

Tita memberi ide cemerlang yang dapat dilakukan oleh teman-teman di kelas.

B.

Jani menghargai kepercayaan yang diberikan teman-teman sekelas kepada dirinya.

C.

Nina bertanggung jawab dalam menjalankan tugas yang dipercayakan kepadanya.

Hewan Pemakan Daun, Apa Itu?

Hewan bisa dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan makanan mereka. Karnivora, hewan pemakan daging. Contoh hewan karnivora adalah singa. Selanjutnya herbivora, yaitu hewan pemakan tumbuhan. Sapi adalah contoh hewan herbivora. Terakhir, hewan omnivora, yaitu hewan pemakan daging dan tumbuhan, seperti beruang.
Dari kelompok herbivora, ada hewan yang hanya makan daun saja. Mereka disebut folivora. Hewan folivora hanya makan daun untuk hidup. Namun, daun itu susah untuk dicerna, apalagi kalau sudah tua. Kadang-kadang daun juga mengandung zat yang bisa berbahaya.
Agar bisa mencerna daun, tubuh hewan folivora punya cara khusus. Mereka punya usus yang panjang agar makanan bisa diproses lebih lama. Tubuh hewan folivora bekerja lebih lambat, jadi tidak terlalu banyak bergerak. Di dalam perut hewan folivora juga ada bakteri baik yang membantu mencerna daun. Beberapa hewan folivora lebih suka daun muda karena lebih lembut dan mudah dimakan.
Ada beberapa contoh hewan folivora yang hidup di alam. Misalnya, panda yang makan daun bambu. Ada juga koala yang makan daun eukaliptus. Mereka tinggal di hutan dan sangat bergantung pada daun untuk makan. Karena itu, hutan tempat mereka tinggal harus dijaga supaya mereka bisa terus hidup.

Sumber: http://bobo.grid.id/read/084266052/bukan-herbivora-inilah-sebutan-untuk-hewan-pemakan-daun-tanaman?page=all (dengan penyesuaian)

No Soal 4
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks.
Bentuk Soal PGK MCMA
Kunci B, C

Apa saja contoh hewan folivora berdasarkan informasi tersebut?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.

Hewan Pemakan Daun, Apa Itu?

Hewan bisa dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan makanan mereka. Karnivora, hewan pemakan daging. Contoh hewan karnivora adalah singa. Selanjutnya herbivora, yaitu hewan pemakan tumbuhan. Sapi adalah contoh hewan herbivora. Terakhir, hewan omnivora, yaitu hewan pemakan daging dan tumbuhan, seperti beruang.
Dari kelompok herbivora, ada hewan yang hanya makan daun saja. Mereka disebut folivora. Hewan folivora hanya makan daun untuk hidup. Namun, daun itu susah untuk dicerna, apalagi kalau sudah tua. Kadang-kadang daun juga mengandung zat yang bisa berbahaya.
Agar bisa mencerna daun, tubuh hewan folivora punya cara khusus. Mereka punya usus yang panjang agar makanan bisa diproses lebih lama. Tubuh hewan folivora bekerja lebih lambat, jadi tidak terlalu banyak bergerak. Di dalam perut hewan folivora juga ada bakteri baik yang membantu mencerna daun. Beberapa hewan folivora lebih suka daun muda karena lebih lembut dan mudah dimakan.
Ada beberapa contoh hewan folivora yang hidup di alam. Misalnya, panda yang makan daun bambu. Ada juga koala yang makan daun eukaliptus. Mereka tinggal di hutan dan sangat bergantung pada daun untuk makan. Karena itu, hutan tempat mereka tinggal harus dijaga supaya mereka bisa terus hidup.

Sumberhttp://bobo.grid.id/read/084266052/bukan-herbivora-inilah-sebutan-untuk-hewan-pemakan-daun-tanaman?page=all (dengan penyesuaian)

No Soal 5
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Menyusun kembali informasi dari teks dalam bentuk ikhtisar/bagan.
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci D

Bagan mana yang sesuai untuk menggambarkan informasi pada teks tersebut?

Hewan Pemakan Daun, Apa Itu?

Hewan bisa dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan makanan mereka. Karnivora, hewan pemakan daging. Contoh hewan karnivora adalah singa. Selanjutnya herbivora, yaitu hewan pemakan tumbuhan. Sapi adalah contoh hewan herbivora. Terakhir, hewan omnivora, yaitu hewan pemakan daging dan tumbuhan, seperti beruang.
Dari kelompok herbivora, ada hewan yang hanya makan daun saja. Mereka disebut folivora. Hewan folivora hanya makan daun untuk hidup. Namun, daun itu susah untuk dicerna, apalagi kalau sudah tua. Kadang-kadang daun juga mengandung zat yang bisa berbahaya.
Agar bisa mencerna daun, tubuh hewan folivora punya cara khusus. Mereka punya usus yang panjang agar makanan bisa diproses lebih lama. Tubuh hewan folivora bekerja lebih lambat, jadi tidak terlalu banyak bergerak. Di dalam perut hewan folivora juga ada bakteri baik yang membantu mencerna daun. Beberapa hewan folivora lebih suka daun muda karena lebih lembut dan mudah dimakan.
Ada beberapa contoh hewan folivora yang hidup di alam. Misalnya, panda yang makan daun bambu. Ada juga koala yang makan daun eukaliptus. Mereka tinggal di hutan dan sangat bergantung pada daun untuk makan. Karena itu, hutan tempat mereka tinggal harus dijaga supaya mereka bisa terus hidup.

Sumberhttp://bobo.grid.id/read/084266052/bukan-herbivora-inilah-sebutan-untuk-hewan-pemakan-daun-tanaman?page=all (dengan penyesuaian)

No Soal 6
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, amanat, tokoh, peristiwa, dan/atau nilai-nilai dalam teks.
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci C

Apa gagasan utama yang disampaikan pada paragraf ketiga teks tersebut?

Kenthus yang Sombong

Di tengah padang rumput terdapat kolam. Kolam itu dihuni banyak katak. Kenthus adalah anak katak yang paling besar dan kuat. Dia merasa tidak terkalahkan.
Suatu pagi Kenthus melompat di padang rumput. Ada seekor anak lembu. Ia sedang bermain dan berlari-lari. Anak lembu itu menjulurkan lidahnya untuk makan. Lidahnya mengenai Kenthus.
Kenthus melompat. “Berani makhluk ini mengusikku!” kata Kenthus sembari menuju ke tepi kolam.
Kenthus sampai di tepi kolam.
“Kenthus, mengapa kamu terengah-engah?” tanya Naka.
“Wajahmu terlihat pucat,” kata Tata.
“Lihatlah di padang rumput itu. Makhluk itu sangat sombong. Ia tadi hendak menelanku!” kata Kenthus dengan napas terengah-engah.
Koko, kakak Kenthus, menjelaskan. “Makhluk itu anak lembu. Anak lembu tidak jahat. Lembu tidak makan katak. Ia hanya makan rumput.”
“Aku tidak percaya. Tadi, aku dikejarnya dan hampir ditendang olehnya,” jawab Kenthus menggebu-gebu.
Koko hanya diam mendengar adiknya berbicara.
“Aku sebenarnya bisa melawannya dengan mengembungkan diriku,” lanjut Kenthus dengan bangga.
“Kamu tidak akan dapat menandingi lembu itu. Perbuatan kamu berbahaya,” kata Koko.
Kenthus mengembungkan tubuhnya. Perutnya membesar secara berlebihan. Tiba-tiba ia jatuh lemas. Perutnya terasa sakit. Perlahan-lahan ia mengempiskan tubuhnya. Akhirnya tubuh Kenthus kembali ke ukuran semula.
“Kenthus, kamu tidak apa-apa?” tanya Koko.
“Aku baik-baik saja. Maafkan aku, Kak. Aku tidak mendengar kata-katamu,” kata Kenthus sembari menunduk.

Sumber teks: https://ceritaanak.org/cerita-anak-anak-katak-anak-lembu/ (dengan penyesuaian)

No Soal 7
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks
Bentuk Soal PGK MCMA
Kunci Pernyataan 2 dan Pernyataan 3

Apa yang dijelaskan Koko tentang anak lembu?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.

Kenthus yang Sombong

Di tengah padang rumput terdapat kolam. Kolam itu dihuni banyak katak. Kenthus adalah anak katak yang paling besar dan kuat. Dia merasa tidak terkalahkan.
Suatu pagi Kenthus melompat di padang rumput. Ada seekor anak lembu. Ia sedang bermain dan berlari-lari. Anak lembu itu menjulurkan lidahnya untuk makan. Lidahnya mengenai Kenthus.
Kenthus melompat. “Berani makhluk ini mengusikku!” kata Kenthus sembari menuju ke tepi kolam.
Kenthus sampai di tepi kolam.
“Kenthus, mengapa kamu terengah-engah?” tanya Naka.
“Wajahmu terlihat pucat,” kata Tata.
“Lihatlah di padang rumput itu. Makhluk itu sangat sombong. Ia tadi hendak menelanku!” kata Kenthus dengan napas terengah-engah.
Koko, kakak Kenthus, menjelaskan. “Makhluk itu anak lembu. Anak lembu tidak jahat. Lembu tidak makan katak. Ia hanya makan rumput.”
“Aku tidak percaya. Tadi, aku dikejarnya dan hampir ditendang olehnya,” jawab Kenthus menggebu-gebu.
Koko hanya diam mendengar adiknya berbicara.
“Aku sebenarnya bisa melawannya dengan mengembungkan diriku,” lanjut Kenthus dengan bangga.
“Kamu tidak akan dapat menandingi lembu itu. Perbuatan kamu berbahaya,” kata Koko.
Kenthus mengembungkan tubuhnya. Perutnya membesar secara berlebihan. Tiba-tiba ia jatuh lemas. Perutnya terasa sakit. Perlahan-lahan ia mengempiskan tubuhnya. Akhirnya tubuh Kenthus kembali ke ukuran semula.
“Kenthus, kamu tidak apa-apa?” tanya Koko.
“Aku baik-baik saja. Maafkan aku, Kak. Aku tidak mendengar kata-katamu,” kata Kenthus sembari menunduk.

Sumber teks: https://ceritaanak.org/cerita-anak-anak-katak-anak-lembu/ (dengan penyesuaian)

No Soal 8
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, amanat, tokoh, peristiwa, dan/atau nilai-nilai dalam teks
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci C

Apa kejadian yang membuat Kenthus merasa menyesal?

Kenthus yang Sombong

Di tengah padang rumput terdapat kolam. Kolam itu dihuni banyak katak. Kenthus adalah anak katak yang paling besar dan kuat. Dia merasa tidak terkalahkan.
Suatu pagi Kenthus melompat di padang rumput. Ada seekor anak lembu. Ia sedang bermain dan berlari-lari. Anak lembu itu menjulurkan lidahnya untuk makan. Lidahnya mengenai Kenthus.
Kenthus melompat. “Berani makhluk ini mengusikku!” kata Kenthus sembari menuju ke tepi kolam.
Kenthus sampai di tepi kolam.
“Kenthus, mengapa kamu terengah-engah?” tanya Naka.
“Wajahmu terlihat pucat,” kata Tata.
“Lihatlah di padang rumput itu. Makhluk itu sangat sombong. Ia tadi hendak menelanku!” kata Kenthus dengan napas terengah-engah.
Koko, kakak Kenthus, menjelaskan. “Makhluk itu anak lembu. Anak lembu tidak jahat. Lembu tidak makan katak. Ia hanya makan rumput.”
“Aku tidak percaya. Tadi, aku dikejarnya dan hampir ditendang olehnya,” jawab Kenthus menggebu-gebu.
Koko hanya diam mendengar adiknya berbicara.
“Aku sebenarnya bisa melawannya dengan mengembungkan diriku,” lanjut Kenthus dengan bangga.
“Kamu tidak akan dapat menandingi lembu itu. Perbuatan kamu berbahaya,” kata Koko.
Kenthus mengembungkan tubuhnya. Perutnya membesar secara berlebihan. Tiba-tiba ia jatuh lemas. Perutnya terasa sakit. Perlahan-lahan ia mengempiskan tubuhnya. Akhirnya tubuh Kenthus kembali ke ukuran semula.
“Kenthus, kamu tidak apa-apa?” tanya Koko.
“Aku baik-baik saja. Maafkan aku, Kak. Aku tidak mendengar kata-katamu,” kata Kenthus sembari menunduk.

Sumber teks: https://ceritaanak.org/cerita-anak-anak-katak-anak-lembu/ (dengan penyesuaian)

No Soal 9
Kompetensi Evaluasi dan Apresiasi
Sub Kompetensi Menyimpulkan respons emosional terhadap unsur teks fiksi
Bentuk Soal PGK Kategori
Kunci Benar-Salah-Salah

Amel telah membaca cerita tersebut. Ia merasakan beberapa reaksi saat membacanya. Bagaimana reaksi Amel saat membaca akhir cerita tersebut?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks!

#PernyataanBenarSalah
A.

Terharu karena Kenthus mau mengakui kesalahannya.

B.

Bahagia karena Kenthus berbaikan dengan anak lembu.

C.

Antusias karena Kenthus bisa membuktikan kekuatannya.

No Soal 10
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi penggunaan kosakata umum dan khusus dalam berbagai bidang
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci D

Dalam teks, terdapat kalimat “Hari-hari itu sangat menegangkan.
Makna kata menegangkan dalam kalimat tersebut adalah ….

No Soal 11
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, amanat, tokoh, peristiwa, dan/atau nilai-nilai dalam teks
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci C

Surat membahas peran kode komputer dalam misi Apollo 11. Manakah pernyataan yang mendukung ide utama tersebut?

No Soal 12
Kompetensi Evaluasi dan Apresiasi
Sub Kompetensi Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari berdasarkan pengalaman atau pengetahuan pribadi
Bentuk Soal PGK Kategori
Kunci Benar - Salah - Benar

Pengalaman Margaret Hamilton mengandung pelajaran hidup. Apa pelajaran penting yang dapat diambil dari suratnya?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks!

#PelajaranBenarSalah
A.

Ketelitian bekerja sangat penting agar tidak terjadi kesalahan.

B.

Bekerja di proyek luar angkasa dapat memotivasi orang lain

C.

Tanggung jawab terhadap tugas membuat seseorang tetap fokus.

Sumber: https://www.idntimes.com/life/diy/5-ide-diy-magnet-kulkas-unik-dan-mudah-dibuat-01-rqg9b-txx8zf (dengan penyesuaian)

No Soal 13
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi penggunaan kosakata umum dan khusus dalam berbagai bidang
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci D

Berdasarkan teks, benda yang umum digunakan dalam kerajinan adalah ….

Sumber: https://www.idntimes.com/life/diy/5-ide-diy-magnet-kulkas-unik-dan-mudah-dibuat-01-rqg9b-txx8zf (dengan penyesuaian)

No Soal 14
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, amanat, tokoh, peristiwa, dan/atau nilai-nilai dalam teks
Bentuk Soal PGK MCMA
Kunci Pernyataan 1 dan Pernyataan 3

Langkah kedua mendukung tujuan utama teks karena ….
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.

Sumber: https://www.idntimes.com/life/diy/5-ide-diy-magnet-kulkas-unik-dan-mudah-dibuat-01-rqg9b-txx8zf (dengan penyesuaian)

No Soal 15
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menyimpulkan perubahan sederhana pada objek, karakter, dan/atau latar dalam teks fiksi atau nonfiksi
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci B

Mengapa mainan hewan dibagi menjadi dua bagian?

Air Putih atau Air Mineral?

Air adalah kebutuhan penting bagi kehidupan sehari-hari.
Setiap orang pasti meminumnya setiap hari untuk tetap sehat.
Ternyata, air mineral dan air putih berbeda. Yuk, simak penjelasannya!

Sumber: https://indonesiabaik.id/infografis/beda-air-putih-dan-air-mineral

No Soal 16
Kompetensi Mengakses dan Menemukan Informasi (Access and Retrieve)
Sub Kompetensi Menemukan informasi tersurat (siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) pada teks informasi
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci C

Apa fungsi kandungan elektrolit yang dimiliki air mineral?

Air Putih atau Air Mineral?

Air adalah kebutuhan penting bagi kehidupan sehari-hari.
Setiap orang pasti meminumnya setiap hari untuk tetap sehat.
Ternyata, air mineral dan air putih berbeda. Yuk, simak penjelasannya!

Sumber: https://indonesiabaik.id/infografis/beda-air-putih-dan-air-mineral

No Soal 17
Kompetensi Menginterpretasi dan Mengintegrasi (Interpret and Integrate)
Sub Kompetensi Menyusun inferensi (kesimpulan) berdasarkan unsur-unsur pendukung teks informasi (grafik, gambar, tabel, dll)
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci A

Mengapa air putih lebih cocok untuk dikonsumsi setiap saat?

Air Putih atau Air Mineral?

Air adalah kebutuhan penting bagi kehidupan sehari-hari.
Setiap orang pasti meminumnya setiap hari untuk tetap sehat.
Ternyata, air mineral dan air putih berbeda. Yuk, simak penjelasannya!

Sumber: https://indonesiabaik.id/infografis/beda-air-putih-dan-air-mineral

No Soal 18
Kompetensi Mengevaluasi dan Merefleksi (Evaluate and Reflect)
Sub Kompetensi Menilai kesesuaian antara ilustrasi dengan isi teks informasi
Bentuk Soal PGK Kategori
Kunci Benar - Benar - Salah

Mengapa kata "BEDA" pada judul infografis berwarna oranye?
Klik pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks!

#AlasanBenarSalah
A.

Menekankan pokok utama yang ingin disampaikan dalam infografis.

B.

Menonjolkan informasi penting yang sedang dibahas dalam infografis.

C.

Menyesuaikan warna yang mungkin akan disukai pembaca infografis.

Antre, Dong!

Tia dan Devi sedang berada di Toko Buku Gemar. Mereka mencari buku pelajaran. Setelah menemukan buku yang dicari, mereka menuju ke kasir. Mereka menempati urutan kelima dan keenam. Tak lama kemudian, ada orang yang mengantre di belakang mereka. Mereka sabar menunggu giliran membayar di kasir.
Namun, tiba-tiba seorang pemuda berjalan ke antrean paling depan. Tentu saja, orang-orang yang sudah mengantre lebih dulu memprotes.
“Tolong, antre, Dik,” kata seorang ibu yang berada di belakangnya.
“Maaf, Bu, saya harus cepat-cepat. Ini juga hanya satu buku, pasti tidak akan lama. Tidak akan sampai lima menit,” kata pemuda itu.
“Tidak boleh seperti itu, Nak. Kita harus membudayakan antre. Jika kamu harus cepat-cepat, bolehkah saya tahu alasannya?” ucap ibu itu.
“Iya, Kak, kita harus antre. Semua yang ada di sini juga ingin cepat dilayani. Apa Kakak tidak malu melihat seorang ibu-ibu saja bersedia mengantre? Kakak yang muda justru bertingkah sebaliknya,” sahut Tia. Devi terlihat hanya diam dan menggangguk.
Mendengar ada suara seperti keributan, Pak Satpam pun masuk. Dia menenangkan situasi. Pemuda itu harus tetap mengantre sesuai antrean.

No Soal 19
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci D

Siapakah tokoh yang menyelesaikan keributan dalam cerita tersebut?

Antre, Dong!

Tia dan Devi sedang berada di Toko Buku Gemar. Mereka mencari buku pelajaran. Setelah menemukan buku yang dicari, mereka menuju ke kasir. Mereka menempati urutan kelima dan keenam. Tak lama kemudian, ada orang yang mengantre di belakang mereka. Mereka sabar menunggu giliran membayar di kasir.
Namun, tiba-tiba seorang pemuda berjalan ke antrean paling depan. Tentu saja, orang-orang yang sudah mengantre lebih dulu memprotes.
“Tolong, antre, Dik,” kata seorang ibu yang berada di belakangnya.
“Maaf, Bu, saya harus cepat-cepat. Ini juga hanya satu buku, pasti tidak akan lama. Tidak akan sampai lima menit,” kata pemuda itu.
“Tidak boleh seperti itu, Nak. Kita harus membudayakan antre. Jika kamu harus cepat-cepat, bolehkah saya tahu alasannya?” ucap ibu itu.
“Iya, Kak, kita harus antre. Semua yang ada di sini juga ingin cepat dilayani. Apa Kakak tidak malu melihat seorang ibu-ibu saja bersedia mengantre? Kakak yang muda justru bertingkah sebaliknya,” sahut Tia. Devi terlihat hanya diam dan menggangguk.
Mendengar ada suara seperti keributan, Pak Satpam pun masuk. Dia menenangkan situasi. Pemuda itu harus tetap mengantre sesuai antrean.

No Soal 20
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, amanat, tokoh, peristiwa, dan/atau nilai-nilai dalam teks
Bentuk Soal PGK MCMA
Kunci Pernyataan 1 dan Pernyataan 3

Apa saja peristiwa yang dialami Tia dalam cerita?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu!

Antre, Dong!

Tia dan Devi sedang berada di Toko Buku Gemar. Mereka mencari buku pelajaran. Setelah menemukan buku yang dicari, mereka menuju ke kasir. Mereka menempati urutan kelima dan keenam. Tak lama kemudian, ada orang yang mengantre di belakang mereka. Mereka sabar menunggu giliran membayar di kasir.
Namun, tiba-tiba seorang pemuda berjalan ke antrean paling depan. Tentu saja, orang-orang yang sudah mengantre lebih dulu memprotes.
“Tolong, antre, Dik,” kata seorang ibu yang berada di belakangnya.
“Maaf, Bu, saya harus cepat-cepat. Ini juga hanya satu buku, pasti tidak akan lama. Tidak akan sampai lima menit,” kata pemuda itu.
“Tidak boleh seperti itu, Nak. Kita harus membudayakan antre. Jika kamu harus cepat-cepat, bolehkah saya tahu alasannya?” ucap ibu itu.
“Iya, Kak, kita harus antre. Semua yang ada di sini juga ingin cepat dilayani. Apa Kakak tidak malu melihat seorang ibu-ibu saja bersedia mengantre? Kakak yang muda justru bertingkah sebaliknya,” sahut Tia. Devi terlihat hanya diam dan menggangguk.
Mendengar ada suara seperti keributan, Pak Satpam pun masuk. Dia menenangkan situasi. Pemuda itu harus tetap mengantre sesuai antrean.

No Soal 21
Kompetensi Evaluasi dan Apresiasi
Sub Kompetensi Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari berdasarkan pengalaman atau pengetahuan pribadi
Bentuk Soal PGK Kategori
Kunci Mendukung - Tidak Mendukung - Mendukung

Dalam cerita, seorang pemuda mengatakan, “hanya satu buku, pasti tidak akan lama.”
Intan telah membaca cerita tersebut. Menurutnya, perkataan tersebut tidak dapat dibenarkan. Apa alasan yang mendukung pendapat Intan berdasarkan isi cerita?
Klik pilihan Mendukung atau Tidak Mendukung untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks!

#AlasanMendukungTidak Mendukung
A.

Semua orang yang mengantre juga ingin cepat dilayani.

B.

Mengantre membutuhkan kesabaran setiap orang.

C.

Aturan antrean harus dihormati oleh semua orang.

Kenapa Kita Tidak Boleh Malas Menyikat Gigi?

Apakah kamu sering lupa menyikat gigi sebelum tidur?
Kenapa kita tidak boleh malas menyikat gigi?
Bayangkan jika kita tidak memiliki gigi.
Kita hanya bisa makan makanan lunak saja.
Makanan yang tidak perlu digigit atau dikunyah.
Oleh karena itu, kita harus merawat gigi.
Faktanya, gigi kita terdiri dari banyak lapisan, lho.

Bayangkan jika kita tidak menyikat gigi!
Bakteri jahat suka memakan sisa gula. 
Misalnya sisa kue, keripik, roti, permen, dan yang lainnya.
Mereka melepaskan asam yang membuat gigi kita berlubang. Mengerikan, ya!
Yuk, rajin menyikat gigi sebelum tidur.
Jangan lupa juga menyikat gigi setelah bangun tidur.

Sumber:
https://bobo.grid.id/read/081276994/kenapa-kita-tidak-boleh-malas-menyikat-gigi-ayo-cari-tahu?page=all dengan penyesuaian.

No Soal 22
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci D

Apa penyebab gigi berlubang?

Kenapa Kita Tidak Boleh Malas Menyikat Gigi?

Apakah kamu sering lupa menyikat gigi sebelum tidur?
Kenapa kita tidak boleh malas menyikat gigi?
Bayangkan jika kita tidak memiliki gigi.
Kita hanya bisa makan makanan lunak saja.
Makanan yang tidak perlu digigit atau dikunyah.
Oleh karena itu, kita harus merawat gigi.
Faktanya, gigi kita terdiri dari banyak lapisan, lho.

Bayangkan jika kita tidak menyikat gigi!
Bakteri jahat suka memakan sisa gula. 
Misalnya sisa kue, keripik, roti, permen, dan yang lainnya.
Mereka melepaskan asam yang membuat gigi kita berlubang. Mengerikan, ya!
Yuk, rajin menyikat gigi sebelum tidur.
Jangan lupa juga menyikat gigi setelah bangun tidur.

Sumber:
https://bobo.grid.id/read/081276994/kenapa-kita-tidak-boleh-malas-menyikat-gigi-ayo-cari-tahu?page=all dengan penyesuaian.

No Soal 23
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menyimpulkan perubahan sederhana pada objek, karakter, dan/atau latar dalam teks fiksi atau nonfiksi
Bentuk Soal PGK MCMA
Kunci Pernyataan 1 dan Pernyataan 3

Apa yang terjadi pada gigi jika tidak dirawat dengan baik?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.

Kenapa Kita Tidak Boleh Malas Menyikat Gigi?

Apakah kamu sering lupa menyikat gigi sebelum tidur?
Kenapa kita tidak boleh malas menyikat gigi?
Bayangkan jika kita tidak memiliki gigi.
Kita hanya bisa makan makanan lunak saja.
Makanan yang tidak perlu digigit atau dikunyah.
Oleh karena itu, kita harus merawat gigi.
Faktanya, gigi kita terdiri dari banyak lapisan, lho.

Bayangkan jika kita tidak menyikat gigi!
Bakteri jahat suka memakan sisa gula. 
Misalnya sisa kue, keripik, roti, permen, dan yang lainnya.
Mereka melepaskan asam yang membuat gigi kita berlubang. Mengerikan, ya!
Yuk, rajin menyikat gigi sebelum tidur.
Jangan lupa juga menyikat gigi setelah bangun tidur.

Sumber:
https://bobo.grid.id/read/081276994/kenapa-kita-tidak-boleh-malas-menyikat-gigi-ayo-cari-tahu?page=all dengan penyesuaian.

No Soal 24
Kompetensi Evaluasi dan Apresiasi
Sub Kompetensi Menilai kesesuaian antarunsur dan/atau antarinformasi dalam teks.
Bentuk Soal PGK Kategori
Kunci Salah-Benar-Salah

Apa fungsi tanda panah pada gambar teks tersebut?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pertanyaan berdasarkan isi teks!

#PernyataanBenarSalah
A.

Mempermudah melihat perbedaan kondisi gigi tiap orang.

B.

Menunjukkan lapisan-lapisan gigi yang sedang dijelaskan.

C.

Menggambarkan bentuk dan fungsi dari setiap gigi manusia.

Surat untuk Sahabat

Senyum itu enggan lepas dari bibirmu
Ketika kau melihat kedatanganku
Uluran tanganmu menyambutku
Untuk selalu bersama dan saling berpegang erat
Menghadapi segala suka maupun duka

Bila sesekali kau marah
Itu karena aku tak mau memahamimu
Bila sesekali aku berbuat salah
Maafmu selalu terbuka untukku

Kata terima kasih kuanggap lebih manis daripada kata maaf
untuk segala keceriaan yang selalu kau bagi
untuk segala ketulusan hati yang selalu kau beri
dan untuk kesetiaan yang tak akan pernah lekang oleh masa

Bila kita dewasa nanti
dan jarak juga waktu memisahkan kita
Satu harapku dalam hati
Kata persahabatan tidak akan pernah menjadi sebuah kenangan

Sumber: https://repositori.kemendikdasmen.go.id/16349/1/Surat%20Dari%20Samudra%20Antologi%20Puisi%20Anak%202018.pdf (dengan penyesuaian)

No Soal 25
Kompetensi Pemahaman Tekstual
Sub Kompetensi Mengidentifikasi objek berdasarkan kosakata yang digunakan dalam teks fiksi atau nonfiksi.
Bentuk Soal PGK MCMA
Kunci Pernyataan 1 dan Pernyataan 2

Larik mana saja yang menunjukkan kerinduan?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.

Surat untuk Sahabat

Senyum itu enggan lepas dari bibirmu
Ketika kau melihat kedatanganku
Uluran tanganmu menyambutku
Untuk selalu bersama dan saling berpegang erat
Menghadapi segala suka maupun duka

Bila sesekali kau marah
Itu karena aku tak mau memahamimu
Bila sesekali aku berbuat salah
Maafmu selalu terbuka untukku

Kata terima kasih kuanggap lebih manis daripada kata maaf
untuk segala keceriaan yang selalu kau bagi
untuk segala ketulusan hati yang selalu kau beri
dan untuk kesetiaan yang tak akan pernah lekang oleh masa

Bila kita dewasa nanti
dan jarak juga waktu memisahkan kita
Satu harapku dalam hati
Kata persahabatan tidak akan pernah menjadi sebuah kenangan

Sumber: https://repositori.kemendikdasmen.go.id/16349/1/Surat%20Dari%20Samudra%20Antologi%20Puisi%20Anak%202018.pdf (dengan penyesuaian)

No Soal 26
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menjelaskan makna ungkapan yang digunakan dalam teks.
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci D

kesetiaan yang tak akan pernah lekang oleh masa”
Makna pada larik puisi tersebut adalah …

Surat untuk Sahabat

Senyum itu enggan lepas dari bibirmu
Ketika kau melihat kedatanganku
Uluran tanganmu menyambutku
Untuk selalu bersama dan saling berpegang erat
Menghadapi segala suka maupun duka

Bila sesekali kau marah
Itu karena aku tak mau memahamimu
Bila sesekali aku berbuat salah
Maafmu selalu terbuka untukku

Kata terima kasih kuanggap lebih manis daripada kata maaf
untuk segala keceriaan yang selalu kau bagi
untuk segala ketulusan hati yang selalu kau beri
dan untuk kesetiaan yang tak akan pernah lekang oleh masa

Bila kita dewasa nanti
dan jarak juga waktu memisahkan kita
Satu harapku dalam hati
Kata persahabatan tidak akan pernah menjadi sebuah kenangan

Sumber: https://repositori.kemendikdasmen.go.id/16349/1/Surat%20Dari%20Samudra%20Antologi%20Puisi%20Anak%202018.pdf (dengan penyesuaian)

No Soal 27
Kompetensi Pemahaman Inferensial
Sub Kompetensi Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, amanat, tokoh, peristiwa, dan/atau nilai-nilai dalam teks.
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci C

Pesan apa yang ingin disampaikan dalam puisi tersebut?

Sumber: 
https://tirto.id/kriuk-renyah-dan-gurih-kerupuk-di-nusantara-gEb9 (dengan penyesuaian)
https://historia.id/kultur/articles/kriuk-sejarah-kerupuk-DEZwd (dengan penyesuaian)

No Soal 28
Kompetensi Mengakses dan Menemukan Informasi (Access and Retrieve)
Sub Kompetensi Menemukan informasi tersurat (siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) pada teks informasi
Bentuk Soal Pilihan Ganda (PG)
Kunci C

Apa nama kerupuk yang sudah dikonsumsi sejak lama?

Sumber: 
https://tirto.id/kriuk-renyah-dan-gurih-kerupuk-di-nusantara-gEb9 (dengan penyesuaian)
https://historia.id/kultur/articles/kriuk-sejarah-kerupuk-DEZwd (dengan penyesuaian)

No Soal 29
Kompetensi Menginterpretasi dan Mengintegrasi (Interpret and Integrate)
Sub Kompetensi Menjelaskan ide pokok dan beberapa ide pendukung pada teks informasi
Bentuk Soal PGK Kategori
Kunci Benar-Salah-Benar

Mengapa kerupuk asal Indonesia semakin mendunia?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks!

#PernyataanBenarSalah
A.

Memiliki nilai jual ke luar negeri hingga puluhan juta dolar.

B.

Sudah ada di Indonesia sejak abad ke-9 dan ke-10.

C.

Dikirim ke luar negeri lebih dari 20 juta kilogram.

Sumber: 
https://tirto.id/kriuk-renyah-dan-gurih-kerupuk-di-nusantara-gEb9 (dengan penyesuaian)
https://historia.id/kultur/articles/kriuk-sejarah-kerupuk-DEZwd (dengan penyesuaian)

No Soal 30
Kompetensi Mengevaluasi dan Merefleksi (Evaluate and Reflect)
Sub Kompetensi Menilai kesesuaian antara ilustrasi dengan isi teks informasi
Bentuk Soal PGK Kategori
Kunci Benar-Benar-Salah

Mengapa terdapat gambar berbagai jenis kerupuk pada teks tersebut?
Klik pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks!

#PernyataanBenarSalah
A.

Menggambarkan aneka ragam kerupuk yang terdapat di Indonesia.

B.

Menginformasikan macam-macam kerupuk yang dikenal di Indonesia.

C.

Memberikan informasi tentang bahan-bahan kerupuk di Indonesia.