Memuat Laman Pusat Asesmen Pendidikan

PUSAT ASESMEN PENDIDIKAN

Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

PUSAT ASESMEN PENDIDIKAN MENUJU WBBM
Berita
Home Berita
Asesmen Nasional: Perbaikan berkelanjutan berdasarkan Rapor Pendidikan
Jumat, 04 Agustus 2023 4902x dilihat

Manado, 27 Juli 2023 --- Komisi X DPR RI dan Kemendikbudristek terus mematangkan konsep peta jalan kependidikan 2020-2035 yang diharapkan dapat dimanfaatkan berkelanjutan di masa depan tanpa dipengaruhi suksesi kepemimpinan politik di tanah air. Merdeka belajar merupakan langkah strategis dan inovatif sekaligus tantangan besar bagi pendidikan di Indonesia. Ujian Nasional sudah ditiadakan sehingga perlu melakukan pemetaan dan perbaikan berkelanjutan  atas mutu sistem  pendidikan yang pada akhirnya mendorong pembelajaran yang dapat meningkatkan daya nalar dan karakter peserta didik sesuai dengan nilai-nilai pancasila sebagaimana amanat UUD 1945.

Dalam kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun Asesmen Nasional dan Rapor Pendidikan Tahun 2023 ini dijelaskan mengenai Prosedur Asesmen Nasional, Peningkatan Pembelajaran melalui Rapor Pendidikan, serta Validasi Data melaui Mekanisme Pendataan.

Menurut Anggota Komisi X DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan, Vanda Sarundajang, S.S.,  Asesmen Nasional ini diharapkan dapat menghasilkan potret komprehensif yang berguna bagi satuan pendidikan dan pemerintah daerah, tentunya untuk mengevaluasi diri dari perencanaan perbaikan mutu pendidikan.

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan, Asrijanty, Ph.D., menyebutkan Asesmen Nasional tidak ada gunanya jika tidak ditindaklanjuti, karena Asesmen Nasional itu merupakan salah satu cara untuk memperoleh data dari satuan pendidikan. Maka dari itu data yang diisi oleh personel yang terlibat di satuan pendidikan harus data yang valid sehingga nanti tindak lanjut yang didapatkan juga tepat sebagai bahan perbaikan pembelajaran. Beliau juga menekankan untuk meningkatkan kualitas pendidikan banyak yang perlu ditingkatkan, tidak cukup hanya asesmen dan kurikulumnya saja. Tapi juga dari peningkatan kompetensi guru, menguatkan satuan pendidikan, serta manajemen di satuan pendidikan lebih baik dari segi keuangan juga perencanaan.

Gambar 1 Foto Bersama Komisi X DPR RI, Pusat Asesmen Pendidikan, Pusat Data dan Informasi,

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan BPMP Provinsi Sulawesi Utara

Dalam pemaparan Asesmen Nasional sebagian dari Rapor Pendidikan, disebutkan bahwa Hasil Asesmen Nasional dapat dilihat pada Rapor Pendidikan. Terdapat Perubahan Pelaporan Hasil Asesmen Nasional (AN) 2022 dibandingkan 2021 dan juga terdapat pengembangan indikator vokasi (link and match), kesetaraan gender, dan program-kebijakan satuan pendidikan. Rapor Pendidikan ini digunakan untuk menganalisis kemudian membuat perencanaan dan bagaimana tindak lanjut perbaikan kualitas pendidikan di satuan. Hasil rapor ini merupakan evaluasi bagi sekolah dinas Pemda dan sebagainya untuk memperbaiki pembelajaran di satuan pendidikan.

Gambar 2 Pemaparan Materi oleh Narasumber dari Pusmendik (Pusat Asesmen Pendidikan)

dan Pusdatin (Pusat Data dan Informasi)

Ada satu pernyataan menarik dari Kepala BPMP Provinsi Sulawesi Utara, Febry HJ Dien ST M.Inf.Tech (MAN), beliau mengatakan “Ujung dari sistem pendidikan adalah bagaimana peserta didik mendapatkan pembelajaran yang menyenangkan”. Guru harus dapat membuat anak suka belajar, sehingga survei karakter dan survei lingkungan belajar itu menjadi berhasil. Semua kepala sekolah harus mempunyai konsep yang sama yaitu membuat pembelajaran di satuan pendidikan itu menyenangkan. Konsep yang sama di dalam implementasi Kurikulum Merdeka itu tidak menjadikan guru menjadi seseorang yang super power, melainkan fokus dari Kurikulum Merdeka adalah peserta didik itu sendiri.

Gambar 3 Sambutan dan Penutupan Kepala BPMP Provinsi Sulawesi Utara



--------

Penulis: Sofyan Komarudin

Penyunting: Sawungaji Aryo Danurdoro